Nuansa-nuansa Malam
Malam melintang menerjang menerpa
Bintang bersinar berbinar berpendar
Awan berduyun mengalun tersenyum
Bulan merona merajuk merayu
Angin semilir mengalir terukir
Langit mendayu melaju tersedu

Semua bersimpuh, menanti bijak penguasa puitis malam
Semua berpeluh, memohon ampun dengan sangat, mohon dengan sangat

Mawar menanti dipetik
Padi menanti dituai
Cinta menanti dibuai
Embun hendak berbisik
Daun tertunduk malu
Rindu ingin bertemu

Semua terbaring
Menanti dering nafas penguasa puitis malam
Semua bermimpi
Meniti hangat peluk surgawi
Hingga sayup terkatup menutup
Pagi menjelang

(March 2009)